Kamis, 27 Juni 2019

Pengertian,Fungsi dan Jenis Protokol Jaringan

Assalamu'alaikum temen-temen semua, pada Artikel kali ini saya akan membahas tentang Pengertian, Fungsi dan Jenis dari Protokol Jaringan. Kehadiran Protokol Jaringan memang sangat penting pada sebuah jaringan komputer karna untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya. Tanpa adanya protokol, maka komputer tidak bisa untuk saling bertukar informasi. Apakah anda sudah mengetahui Pengertian, Fungsi dan Jenis Protokol tersebut? mari kita simak sama-sama.

PENGERTIAN PROTOKOL JARINGAN

Protokol jaringan komputer adalah aturan yang ada dalam sebuah jaringan komputer yang harus ditaati oleh pihak pengirim dan penerima agar dapat saling bertukar informasi meskipun memiliki sistem yang berbeda. Di awal kemunculannya pada tahun 1970-an, protokol hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa Node saja. Baru kemudian pada awal 1990-an saat internet sudah tumbuh dengan pesat diseluruh dunia, Berbagai jenis protokol mulai bermunculan. Namun dengan banyaknya jenis protokol tersebut malah menimbulkan sebuah masalah, yaitu adanya ketidakcocokan dari jenis protokol buatan pabrik tertentu dengan jenis lainnya sehingga tudak bisa saling berkomunikasi.

Kemudian International Standard Organisation (ISO) pun membuat standarisasi protokol yang kini dikenal dengan nama Open System Interconnection (OSI). Namun karena model OSI adalah sebagai konsep dasar dan preferensi teori cara bekerja sebuah protokol, TCP/IP pun akhirnya dipakai sebagai standar yang diterima secara umum karena pemakaiannya yang semakin berkembang.

FUNGSI PROTOKOL JARINGAN

Protokol memberikan banyak manfaat didalam jaringan komputer baik dalam bentuk layanan, integrasi dengan aplikasi, kemudahan bagi pengembang aplikasi dan layanan serta para pengguna. tidak semua protokol memiliki fungsi dan fitur yang sama, tetapi ada juga beberapa protokol yang memiliki fungsi yang sama meski pada tingkatan yang berbeda. Beberapa protokol bergabung dengan protokol lainnya untuk membangun sistem komunikasi secara utuh.
Secara umum fungsi protokol adalah menghubungkan pengirim dan penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan akurat.

JENIS PROTOKOL JARINGAN

Ada banyak jenis protokol jaringan yang dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari kedua perangkat tersebut. Nah, pada sebuah jaringan komputer, ada beberapa jenis protokol yang harus diketahui dan dapat digunakan. Berikut jenis protokol tersebut yaitu:

Internet Control Message Protocol (ICMP)

ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP, Dalam hal ini ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna, dengan syarat aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request serta menerima Echo Reply untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan beberapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan.

ICMP pada umumnya digunakan oleh operasi komputer jaringan untuk mengirim sebuah pesan kesalahan pada jaringan yang digunakan sebagai contoh "bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau".

Post Office Protokol versi 3 (POP3)

POP3 adalah sebuah protokol didalam jaringan komputer internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat elektronik yang masuk kedalam email client. Fungsinya sama seperti Bis Surat, dan digunakan untuk mengambil dan membaca email atau surat elektronik yang masuk.

Fungsi utama POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim didalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya kedalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ini adalah mereka yang memegang username dan password dari alamat email).

Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) 

SMTP adalah sebuah protokol dalam jaringan yang biasa digunakan dalam pengiriman pesan elektronik (email). lain halnya dengan IMAP atau POP3 yang keduanya adalah merupakan protokol untuk menerima pesan email, SMTP memberi perintah untuk mengontrol negosiasi dan transmisi melalui koneksi data stream Transfer Control Protocol (TCP).

Dalam osi Layer, SMTP bekerja pada layer aplikasi, dimana fungsi dari protokol yang bekerja pada layer aplikasi ini adalah untuk menjalankan proses aplikasi yang dipakai pengguna seperti untuk penentuan sumber daya jaringan, sinkronisasi maupun identifikasi partner komunikasi.

File Transfer Protocol (FTP)

FTP adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. 

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, mendownload dan mengupload berkas- berkas yang ia kehendaki.

Tujuan FTP server adalah sebagai beikut :
a. Untuk men-sharing data.
b. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
c. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.
d. Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.

Address Resolution Protocol (ARP)


ARP adalah sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Adress alamat hardware dari suatu host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada host yang bersangkutan. Dalam OSI layer, Protokol ini bekerja antara layer 2 dan layer 3.

Dalam komunikasi data pada jaringan komputer, dibutuhkan NIC pada sisi pengirim dan penerima. Agar dapat saling berkomunikasi. NIC menggunakan MAC Address yang panjangnya 48bit dimana setiap NIC memiliki MAC Address yang berbeda.

Fungsi ARP adalah untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa dapat secara dynamic. namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukan ARP static secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP static pada tabel ARP, maka akan membatasi akses router dan jaringan dibelakang router yang hanya IP Address atau Mac Address dengan Kombinasi.

Kelebihan dan Kekurangan IPv4 dan IPv6

      Kelebihan Ipv4

  1. tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
  2. pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut , melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil.
      Kekurangan Ipv4

  1.      Panjang alamat 32 bit (4 bytes)
  2.      Dikonfigurasi secara manual atau DHCP Ipv4
  3.       Dukungan terhadap Ipsec opsional
  4.       Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router,menurunkan kinerja router
  5.       Ipv4 yang hanya memiliki jumlah 32-bit(jumlah total alamat yang dapat di capainya mencapai 4,294,967,296 alamat).

v    Kelebihan Ipv6

  1. Ruang alamat 128 bit.
  2. Pengalmatan multicast, yaitu pengiriman pesan kebeberapa alamat dalam satu   group.
  3. Stateles address autoconfiguration(SLAAC), Ipv6 dapat membuat alamat sendiri tampa bantuan DHCPv6.
  4. keamanan lebih bagus dengan adanya default securityIPSec.
  5. pengiriman paket lebih sederhana dan Efisien.
  6. Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile Ipv6
v  Kekurangan IPv6

  1. Operasi Ipv6 membutuhkan perubahan perangkat(keras atau lunak) baru yang mendukungnya.
  2. Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan Ipv4, sebab masih banyak layanan Ipv6 yang berjalan di atas Ipv4.

sumber:

Kamis, 04 April 2019

MENGANALISA DESAIN TOPOLOGI JARINGAN



Assalamu’alaikum temen-temen semua, bertemu lagi dengan artikel saya nih, kali ini saya akan Menganalisa Desain Topologi Jaringan yang sudah saya buat sebelumnya.

pada gambar diatas sudah kita lihat bersama terdapat 2 (dua) gedung yah.. Gedung pertama terpadat 12 PC, 2 Switch, 1 Router, dan 1 Hub, Sedangkan Gedung kedua terdapat 6 PC, 1 Switch, 1 Router dan 1 hub.

Pada gedung pertama saya menggunakan Topologi Tree.
Topologi Tree atau biasa disebut topologi pohon merupakan jaringan komputer antara topologi bus dan star. Penyusunannya, topologi tree merupakan kumpulan dari topologi star yang kemudian dihubungkan dengan topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau bleckbone.
Topologi tree ini cocok untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar dan termasuk kedalam kelompok jaringan MAN. Karena bentuknya bercabang seperti pohon sehingga memungkinkan jaringan point to point. Jaringan point to point akan memudahkan identifikasi jika terjadi kerusakan pada jaringan. Jika kerusakannya terjadi pada satu node tidak akan mengganggu node lainnya. Tetapi, jaringan ini sangat bergantung terhadap konsentrator atau HUB sehingga saat terjadi kerusakan HUB maka bagian lain akan terganggu.

Pada gedung kedua saya menggunakan Topologi Star.
Topologi star atau disebut juga dengan topologi bintang adalah cara menghubungkan beberapa komputer dengan teknik konvergensi dari node pusat ke setiap komputer dengan menggunakan perangkat yang dinamakan Hub / Switch. Dalam hal ini perangkat Hub / Swicth berfungsi untuk menerima dan meneruskan sinyal - sinyal yang dikirim dari komputer satu ke komputer yang lain.

Selanjutnya ada beberapa tambahan Perangkat Jaringan yang perlu kita ketahui juga loh diantaranya NIC ( Network Interface Controller ), Repeater, dan Bridge berikut juga dengan fungsi-fungsinya yah, yuks mari kita simak sama-sama.

1.     NIC ( Network Interface Controller )
NIC adalah perangkat keras yang berbentuk kartu dengan kegunaan untuk menjadi jembatan komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial yang dapat ditransmisikan kedalam media jaringan.
Berikut ini fungsi-fungsinya:
Ø  Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
Ø  Untuk mengotroldataflowantara komputer dan sistem kabel.
Ø  Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan kedalam bitagar dapat dimengerti oleh komputer.
2.     Repeater
Repeater adalah perangkat yang berfungsi memperluas jangkuan sinyalWIFIsehingga wilayah yang tidak dapat menangkap sinyal WIFI, bisa menangkap sinyal WIFI. Harus ada 2 alat untuk Repeater, yaitu alat untuk menerima sinyal dari serverClient ) dan alat untuk menyebarkan sinyal WIFIAccespoin t).
Berikut ini fungsi-fungsinya:
Ø  Untuk memperluas sinyal dari Server( pemancar ).
Ø  Untuk mempermudah akses sinyal WIFIdari Server.
Ø  Untuk memberika sinyal pada daerah yang jauh dari Server( pemancar ).
6.     Bridge
Bridge adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, data-link.Perangkat tersebut untuk membuat sebuah segmen jaringan atau memperluas jaringan. Bisa juga untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, contoh antara kabel UTPdengan kabel serat optik atau bisa juga dengan dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
Berikut ini fungsi-fungsinya:
Ø  Untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan.
Ø  Untuk mengatur informasi antar networkagar tertib.

Alhamdulillah sekarang kita sudah sama- sama tahu yah cara menganalisa Desain Topologi berikut dengan Perangkat tambahan yang lainnya.

Semoga bermanfaat yah temen-temen, oh ya jangan lupa untuk share n comment di blog saya ini yahh...
terimakasih J

Sumber :

Kamis, 28 Maret 2019

Cara Mendesain Topologi Jaringan menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer




Assalamu'alaikum temen-temen semua,, ingatkah kalian pada blog sebelumnya, saya  sudah membahas tentang Jaringan Komputer dan Jenis-jenis nya.
Melanjutkan dari blog sebelumnya saya kali ini akan membahas tentang “Cara Mendesain Topologi Jaringan menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer”.

Apakah kalian tau topologi jaringan itu apa? Kalau belum tahu yuks kita simak sama-sama.

Banyak Para Ahli yg mengartikan Pengertian Topologi Jaringan itu, namun salah satunya
Menurut Zymon Machajewski pengertian topologi jaringan adalah seperangkat komputer yang saling terhubung secara bersamaan satu dengan lainnya dengan tujuan utama, yakni untuk saling berbagi sumberdaya. Internet adalah salah satu sumberdaya yang saat ini banyak digunakan di dalam suatu jaringan komputer.

Ada beberapa macam Topologi Jaringan Komputer yang sering digunakan yaitu  topologi ring, topologi bus, topologi star, topologi mesh, dan topologi tree.




Pada kesempatan kali ini, saya mencoba Desain Topologi Jaringan  menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer.

Contoh:
menggunakan 1 (satu) Server di 2 (dua) gedung di Dalam Gedung A terdapat 12 Kelas, sedangkan di gedung B terdapat 5 Kelas. Dan masing- masing Kelas itu terdapat 1 PC (Personal Computer ).


1.        Aktifkan tampilan Aplikasi Cisco Packet Tracer.


2.   Pilih perangkat yang ingin di masukan saya pilih PC, SWITCH, ROUTER,HUB, dan SERVER


 


3.  Pilih Kabel yang ingin dipakai untuk menyambungkan ke perangkat saya menggunakan yang gambar petir.

 

4.        Hasil desain saya yang sudah jadi.

Pada gambar diatas terdapat 2 gedung
Ø  Gedung A :
Ada 12 PC, 2 Switch yang masing – masing terhubung pada 6 PC, 1 HUB, dan 1 Router.
Ø  Gedung B :
Ada 5 PC, 1 Switch, 1 HUB, dan 1 Router.
Serta 1 Server.

5. Kemudian untuk mengaktifkan Routernya klik config à Interface àGigabitEthernet0/0 dan GigabitEthernet0/1à klik ON pada sisi kanan atas.


Setelah kita tahu apa saja perangkat yang saya gunakan di Aplikasi Cisco Packet Tracer
yuks kita simak pengertian dan fungsi-fungsinya dari perangkat saya yang gunakan tersebut.

1.     Personal Computer (PC)

      Personal Computer adalah seperangkat komputer yang digunakan
oleh satu orang saja atau pribadi. Biasanya komputer ini adanya
dilingkungan rumah, kantor, toko, dan dimana saja karna harga PC
sudah relatif terjangkau dan banyak macamnya. 
Berikut ini fungsi-fungsinya:
Ø  Untuk mengolah data input dan menghasilkan output berupa data / informasi sesuai dengan keinginan user (pengguna).

2.     Hub
Hub adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI layer 1. Physical Layer. Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator, dan menguatkan sinyal di kabel UTP. Menggunakan Hub dapat mengalami collisionkarena Hub tidak dapat mengenal MAC Address / Physical Addressyang mengakibatkan tidak dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:
Ø  Tempat menambahkan atau mengurangi workstation.
Ø  Seperti Repeater yaitu menambah jarak network.
ØBisa mendukung interfaceyang berbeda ( Ethernet, Token
ring, dan FDDI).
Ø  Mempunyai fitur Fault Tolerance ( isolasi kerusakan ).
ØMempunyai pengelolaan yang tersentralisasi ( koleksi
informasi, diagnostic).

3.     Switch
Switch adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, Data Link Layer.Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator dalam jaringan. Berbeda dengan Hub, Switch tidak dapat mengalami collision karena Switch dapat mengenal MAC Address / Physical Addresssehingga Switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:
ØSebagai penguat atau repeater.
ØUntuk menghubungkan kabel-kabel UTP( katagori 5/5e ) antar
komputer.
ØMenghubungkan antar komputer dalam LAN.

4.     Router
Router adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 3, Network LayerLayerini terkenal dengan pengalamatan jaringan menggunakan IP Address. Sehingga Router berperan sebagai penghubung  atau penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih. 
Berikut ini fungsi-fungsinya:
ØSebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan yang akan
meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

5.     Server
Server merupakan sebuah tempat yang dipenuhi dengan berbagai macam informasi, dimana server memiliki tugas utama untuk memberikan sebuah service atau layanan bagi para klien yang terhubung dengannya. Berikut ini Fungsi-fungsinya:
ØMelayani dan bertanggung jawab penuh terhadap permintaan data dari
komputer klien.
ØMenyimpan berbagai file dan data untuk dapat diakses bersama-sama
menggunakan protokol FTP.
ØMengatur hak akses (permissions) ke dalam sebuah jaringan, sehingga
tidak semua klien mampu mengakses data yang terdapat dalam komputer
server.
ØMemberikan perlindungan untuk komputer klien dengan
pemasangan firewall atau anti malware di komputer klien DLL.

Saya rasa sudah cukup yah tentang pembahasan kali ini, semoga bermanfaat buat temen-temen semuanya mohon maaf apabila banyak kesalahan dalam penulisan karna saya juga  masih dalam tahap belajar. Dan terimakasih yang sudah membaca.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sumber :


Kamis, 21 Maret 2019

Jenis - Jenis Jaringan Komputer Beserta Manfaatnya



Assalamu’alaikum temen-temen semua, di blog pertama saya ini akan membahas tentang Jaringan Komputer, Jenis - Jenis Jaringan dan beberapa manfaat-manfaatnya.

Oh ya temen-temen, Apakah kita pernah berpikir mengapa kita bisa mengakses google , facebook , dan blog di internet dengan mudah dan cepat??
Yaa,, itu karna adanya sebuah jaringan.

Langsung aja yuks kita baca pengertian jaringan secara singkatnya.

Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data.
Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).
Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringankomputer



Nah temen-temen setelah kita tahu pengetian jaringan kita juga harus tahu nih jenis-jenisnya juga, yuks langsung kita simak.

Jenis – Jenis Jaringan
Sebetulnya jaringan itu ada banyak jenisnya temen-temen, tapi kali ini saya akan bahas secara umumnya dulu yah.

1.        LAN (Local Area Network)
LAN menghubungkan perangkat jaringan dalam jarak yang relatif pendek. Sebuah gedung kantor, sekolah, atau rumah jaringan biasanya berisi satu LAN, meskipun kadang-kadang satu gedung akan berisi beberapa LAN kecil (mungkin satu per kamar), dan kadang-kadang LAN akan menjangkau sekelompok bangunan di dekatnya. Dalam jaringan TCP / IP, LAN sering tetapi tidak selalu diimplementasikan sebagai subnet IP tunggal.
Selain beroperasi dalam ruang terbatas, LAN juga biasanya dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh satu orang atau organisasi. Mereka juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring.
Ada juga LAN yang menggunakan teknologi jaringan wireless dengan Wi-Fi dan dikenal dengan nama Wireless Local Area Network (WLAN).
2.        MAN (Metropolitan Area Network)
MAN adalah jaringan komputer yang menghubungkan dua atau lebih jaringan LAN di dalam kota yang sama. Kalau jarak yang menghubungkan dua LAN sudah tidak mungkin untuk membangun jaringan, maka jaringan MAN digunakan. Ini lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN. MAN menggunakan perangkat khusus dan kabel untuk menghubungkan LAN.
3.        WAN (Wide Area Network)
WAN juga bisa dibilang sebagai kumpulan LAN yang tersebar secara geografis. Perangkat jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN. Dalam jaringan IP, router menyimpan alamat LAN dan alamat WAN.
WAN berbeda dari LAN dalam beberapa hal penting. Sebagian besar WAN (seperti Internet) tidak dimiliki oleh satu organisasi, melainkan ada di bawah kepemilikan dan pengelolaan kolektif atau terdistribusi. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM, Frame Relay dan X.25 untuk konektivitas jarak yang lebih jauh.
4.        PAN (Pearson Area Network)

Sama seperti jaringan LAN, PAN biasanya mencakup wilayah yang lebih kecil seperti misalnya jaringan rumah atau kantor. Biasanya jenis jaringan ini digunakan untuk berbagi resources seperti Internet atau printer.

Dalam sebuah jaringan tentunya ada banyak sekali manfaat yang kita rasakan setiap harinya, diantaranya yaitu:
a.      Sharing Resources, dapat menggunakan sumberdaya secara bersama-sama.
b.      Mendukung kecepatan dalam berkomunikasi
c.       Memudahkan pengaksesan informasi
d.      Penghematan Biaya
e.       Memberikan perlindungan terhadap data

Simpulan
Alhamdulillah di artikel ini saya sudah membahas berbagai jenis-jenis jaringan komputer dan manfaatnya. Semoga artikel ini membantu Anda! Terimasih sudah membaca artikel saya di tunggu yah untuk pembahasan selanjutnya.
Wassalamu’alaikum J

Sumber :
3. https://www.dewaweb.com/blog/jaringan-komputer-pengertian-topologi-dan-jenis-jenisnya/

Pengertian,Fungsi dan Jenis Protokol Jaringan

Assalamu'alaikum temen-temen semua, pada Artikel kali ini saya akan membahas tentang Pengertian, Fungsi dan Jenis dari Protokol Jaringan...